Yantechno21 - Perkembangan
teknologi informasi sungguh sangat di butuhkan oleh seluruh kalangan
masyarakat, banyak masyarakat menggunakan teknologi informasi untuk mendapat
informasi - informasi yang penting dari seluruh dunia ini, karena manusia butuh
informasi tersebut. Sekarang teknologi informasi paling terkenal yaitu internet,
masyarakat akan dengan mudah mendapatkan informasi - informasi penting dari
internet. Tentunya masyarakat indonesia juga banyak yang mencari informasi
tersebut untuk memudahkan pekerjaan , kehidupan dan masalah dalam sehari hari.
Di Indonesia, perkembangan TIK di awali dengan
mulai muncul dan berkembangnya perangkat keras TIK, khususnya komputer.
Perkembangannya dimulai pada sekitar akhir tahun 1970an sampai awal tahun 1980
yang ditandai dengan penggunaan perangkat lunak komputer yang menyajikan
latihan-latihan praktis dan singkat, khususnya untuk mata pelajaran matematika
dan bahasa. Pada akhir tahun 1980an sampai dengan awal tahun 1990an TIK berkembang
dengan ditandai masa keemasan digunakannya CD-ROM dan komputer multimedia.
Kemudian pada mulai awal tahun 1990an mulai berkembang digunakannya internet
yang berfungsi sbagai media pembelajaran. Hanya saja, pada saat itu masih
terbatas penggunaannya pada teks dan gambar saja. Pada masa tahun 1990an sampai
2000an penggunaan internet mulai berkembang dan mengalami kematangan, dimana
mulai banyak situs web yang banyak menawarkan e-learning. Kemudian pada akhir
tahun 2000an perkembangannya mulai dintandai dengan bermunculannya perangkat
pembelajaran dan konten pembelajaran gratis yang bisa diakses baik oleh guru
atau siswa. Penerapan TIK dalam Pendidikan di Indonesia.
Indonesia pernah menggunakan istilah telematika
untuk arti yang sama artinya dengan TIK yang dikenal saat ini. Encarata
Dictionary mendeskripsikan telematics telecomunication + information
(teknologi+inormasi) meskipun sebelumnya kata itu bermakna science of data
transmission. Pengolahan informasi dan pendistribusiannya melalui jaringan
telekomunikasi membuka banyak peluang untuk dimanfaatkan di berbagai bidang
kehidupan manusia, termasuk salah satunya bidang pendidikan.
Ide untuk menggunakan mesin-belajar, membuat
simulasi proses-proses yang rumit, animasi proses-proses yang sulit
dideskripsikan sangat menarik minat praktisi pembelajaran. Tambahan lagi,
kemungkinan untuk melayani pembelajaran yang tak terkendala waktu dan tempat
juga dapat difasilitasi oleh TIK. Sejalan dengan itu mulailah bermunculan
berbagai jargon berawalan e, mulai dari e-book, e-learning, e-laboratory, e-education, e-library, dan sebagainya. Awalan e bermakna electronics yang secara implisit
dimaknai berdasar teknologi elektronika digital.
Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran indonesia
telah memiliki sejarah yang panjang. Inisiatif menyelenggarakan siaran radio
pendidikan dan televisi pendidikan merupakan upaya melakukan penyebaran informasi ke satuan-satuan
pendidikan yang tersebar di seluruh nusantara.
Kelemahan utama siaran radio maupun televisi
pendidikan adalah tidak adanya feedback yang seketika. Siaran bersifat searah
yaitu dari narasumber atau fasilitator kepada pembelajar. Introduksi komputer
dengan kemampuannya mengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks, grafis,
gambar, suara, dan gambar bergerak) memberikan peluang baru untuk mengatasi
kelemahan yang tidak dimiliki siaran radio dan televisi. Bila televisi hanya
mampu memberikan informasi searah (terlebih jika materi tayangannya adalah
materi hasil rekaman), pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan
peluang berinteraksi baik secara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed).
Pembelajaran berbasis Internet memungkinkan terjadinya pembelajaran secara
sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus
berada di satu tempat yang sama. Pemanfaatan teknologi video conference yang
dijalankan dengan menggunakan teknologi Internet memungkinkan pembelajar berada
di mana saja sepanjang terhubung ke jaringan komputer. Selain aplikasi unggulan
seperti itu, beberapa peluang lain yang lebih sederhana dan lebih murah juga
dapat dikembangkan sejalan dengan kemajuan TIK saat ini.